Tetap Ngerock di Bulan Ramadhan
Musisi Rock, Arlan menyambut bulan Ramadhan dengan rilis single bergaya dance-rock yang ekletik.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu bagi umat beragama Islam. Ramadhan adalah bulan introspeksi untuk bersyukur kepada RahmatAllah sang maha Pencipta. Oleh karena itu selama bulan Ramadhan, umat islam menunaikan ibadah puasa, sebuah ibadah dimana setiap manusia menahan dirinya dari segala hal, baik jasmani dan rohani. Lapar, dahaga, hawa nafsu, amarah, dan lain sebagainya.
Banyak orang menyambut bulan Ramadhan dengan beragam hal, dari kegiatan di masjid, atau mengunjungi panti asuhan, memberi sedekah kepada fakir miskin, dan lain sebagainya.
Industri musik pun merayakan indahnya Ramadhan. Mereka umumnya merayakannya dengan merilis beragam single religi dengan gaya islami yang mendayu-dayu. Penyanyi solo, band dan grup vokal berlomba-lomba menarik perhatian pecinta musik tanah air dengan lagu-lagu bertema religi yang seolah seragam.
Ditengah single religi yang terkesan seragam tersebut, Penyanyi/penulis lagu Arlan Djoewarsa atau Arlan merayakan bulan Ramadhan dengan gayanya sendiri.
Single “Hei Ramadhan” adalah lagu yang dibuat dengan gaya dance-rock yang ekletik. Sekilas jika didengar, “Hei Ramadhan” adalah lagu dengan beat yang pumping yang umum didengar di panggung-panggung musik rock. Padahal jika disimak liriknya adalah tentang menyambut bulan Ramadhan.
Di bagian intronya dan bait-bait lagunya suara intro piano dan hi-hat mengingatkan kita kepada intro-intro ala The Killers, The Bravery atau Kaiser Chief, yang menghantarkan suara Arlan yang lantang membicarakan tentang panasnya matahari, amarah dan kesabaran yang menipis sebagai situasi yang menggambarkan beratnya menjalankan ibadah puasa.
Mari simak penggalan liriknya
Mentari lantang bersinar tepat diatas kepala
Panas makin menyengat berat kaki melangkah
Puasa.. Puasa..
Amarah begitu mudah datang tak tertahankan
Sabar makin menipis
waktu berjalan lambat
Puasa.. Puasa..
Kemudian masuk pada bagian reff-nya, kita seakan diajak berjingkrak dan berteriak dengan dentuman beat drum yang nge-rock. Lewat liriknya di bagian ini, Arlan mengajak kita untuk tetap tersenyum dan menikmati indahnya Ramadhan.
Hei! Senyumlah.. Nikmati indahnya ramadhan
Hei! Bersyukurlah.. Ramadhan jangan dibikin beban
Hei Hadapilah.. Cobaan dan raih kemenangan
Hei! Saatnya bersihkan dari segala dosa
Ramadhan tak hanya haus dan lapar
Bersihkan bersyukur hadapi cobaan
Lagu “Hei Ramadhan” milik Arlan seolah ingin menyiratkan pesan kepada masyarakat luas, untuk tidak menjadikan Ramadhan sebagai hari yang penuh beban. Lagu ini mengajak kita untuk take it easy sejenak, untuk menahan diri dari godaan dan upaya kita mengejar nafsu duniawi sekaligus wujud syukur kita kepada sang Illahi.
Merayakan Ramadhan bisa dengan gaya apapun. Tanpa menjadi seragam, Arlan memilih merayakan Ramadhan dengan tetap menjadi dirinya sendiri.
Selain diputar di radio-radio, single “Hei Ramadhan” juga tersedia dalam bentuk Full Track Download untuk memenuhi hasrat para Arlanoids [fans Arlan] dan pendengar musik secara luas untuk mendapatkan lagu ini secara legal. Untuk itu Arlan mengajak pendengar untuk mengunduh single ini di Dotuku, sebuah platform musik yang melayani jasa Full Track Download secara legal.
Klik http://dotuku.com/arlan , nikmati dengan single “Hei Ramadhan” dari Arlan dan mari menyambut bulan Ramadhan yang indah dan penuh suci ini dengan penuh semangat.
* * *
Mentari lantang bersinar tepat diatas kepala
Panas makin menyengat berat kaki melangkah
Puasa.. Puasa..
Amarah begitu mudah datang tak tertahankan
Sabar makin menipis
waktu berjalan lambat
Puasa.. Puasa..
Hei! Senyumlah.. Nikmati indahnya ramadhan
Hei! Bersyukurlah.. Ramadhan jangan dibikin beban
Hei Hadapilah.. Cobaan dan raih kemenangan
Hei! Saatnya bersihkan dari segala dosa
Ramadhan tak hanya haus dan lapar
Bersihkan bersyukur hadapi cobaan